Monitoring Sensor Ultrasonic pada perangkat Android

Home / Artikel / Monitoring Sensor Ultrasonic pada perangkat Android
Monitoring Sensor Ultrasonic pada perangkat Android

Monitoring Sensor Ultrasonic pada perangkat Android.

Pada artikel kali ini saya akan berbagi pengalaman saya pada saat ujicoba proyek monitoring sensor ultrasonic melalui perangkat Android. Adapun hal-hal yang harus dipersiapkan untuk ujicoba proyek ini antara lain :

  1. Arduino, dalam proyek ini saya menggunakan Arduino jenis Duemilanove, dimana pada papan Arduino tersebut sudah terpasang jenis IC ATMega328p-pu. Arduino jenis ini sangat mudah didapatkan di pasaran dan harganya relatif terjangkau.
  2. Perangkat Android, perangkat android yang saya gunakan adalah smartphone Lenovo tipe A6000 Plus.
  3. Sensor Ultrasonic jenis Parallax PING)))
  4. Ethernet Shield untuk Arduino, ethernet shield adalah perangkat tambahan untuk Arduino, dimana pada alat ini telah dilengkapi dengan port untuk RJ-45 Sehingga memungkinan untuk perangkat Arduino terhubung pada jaringan LAN dan bahkan Internet melalui jaringan tersebut.
  5. Modem ADSL, model ADSL ini digunakan untuk koneksi Internet.
  6. Kabel Jaringan (LAN – RJ45)
  7. Adaptor
  8. Kabel FTDI untuk download progam dari PC ke Arduino
  9. Seperangkat PC yang sudah terinstal SDK/IDE untuk Android dan Arduino
  10. Web Hosting, web hosting / web server dipergunakan untuk menyimpan script-script server side scripting. Dengan kata lain server web ini berfungsi sebagai SaaS yang selanjutnya akan menerima data hasil pembacaan dari sensor (Arduino) untuk selanjutnya diakses dari perangkat Android.



Cara kerja Monitoring Sensor Ultrasonic pada perangkat Android

Adapun cara kerja dari sistem yang saya buat pada proyek ini adalah sebagai berikut :

  • Pertama, Arduino melalui sensor ultrasonic membaca jarak yang berada di depan sensor tersebut. Dari hasil pembacaan tersebut diperloeh jarak dalam satuan centimeter. Arduino menjalankan perintah untuk membaca jarak per satuan waktu. Dlama kasus ini saya mencoba membaca jarak setiap 15 detik.
  • Kedua, Arduino mengirimkan nilai jarak tadi ke web server. Di sinilah ethernet shield dan modem ADSL diperlukan. Pada pemrograman Arduino kita harus deklarasaikan alamat web server tujuan kita.
  • Ketiga, web server menerima data yang dikirimkan dari arduino, untuk selanjutnya akan disimpan ke dalam database.
  • Keempat, di lain sisi, perangkat Android terhubung ke internet, dan pada perangkat tersebut sudah terinstall aplikasi untuk memonitoring jarak hasil pembajaan dari sensor ultrasonic. Aplikasi ini request ke HTTP Server menggunakan perintah AsyncTask. Setiap perubahan angka hasil pembacaan sensor akan ditampilkan pada perangkat Android ini.

Bagi rekan-rekan, apabila ada yang mau ditanyakan perihal proyek ini, jangan ragu untuk menguhungi saya melalui kontak yang tertara pada website ini. Terima kasih 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *